RSS

Tag Archives: prediksi ekonomi 2011

EMAS MAKIN BERKILAU..

Emas makin berkilau saja tampaknya. Situasi Libya yang makin memanas menyusul berhasilnya Khadafi memukul mundur pasukan pemberontak di daerah kilang-kilang minyak Libya dan makin banyaknya spekulasi tentang perang terbuka NATO – Libya yang makin berkepanjangan. Hal ini membuat situasi ekonomi global sangat tidak menentu dan mendorong makin berkilaunya emas. Harga emas untuk pengiriman update di New York Mercantile Exchange per kamis 31 Maret 2011 waktu setempat ditutup di level $1.438,90 per troy ounce naik dibanding Rabu di posisi $1.423,80.

Hal ini diperburuk dengan lambannya respon Portugal untuk menerima bantuan internasional untuk penyelesaian krisis dalam negerinya. Sementara itu dari negeri matahari terbit, Jepang, situasi radiasi nuklir masih dalam taraf berbahaya meski mulai bisa terkendali. Hal inilah yang memperparah keyakinan pasar ke arah perbaikan ekonomi global masih kurang menentu, sehingga emas masih diburu sebagai investasi yang paling aman saat ini. Diyakini para pelaku pasar bahwa perang Libya-NATO akan melebar hingga sebagian besar Timur Tengah dan Afrika.- Fit4Global

contact:

Yahoomessenger : fit4global/ Google Talk : fit4global

Advertisements
 
2 Comments

Posted by on April 1, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Resesi Global II tahun 2011 sangat serius!

 

Terbukti mata uang USD melemah terhadap Euro per 17 Maret 2011 pukul 15.00 wib. Membaiknya posisi beberapa bursa dunia menunjukkan reaktif yang bagus paska Gempa Tsunami Jepang yang terjadi minggu lalu. Merosotnya harga emas dunia disebabkan kecenderungan pasar untuk menggunakan uang tunai paska Gempa Tsunami dan Radiasi Nuklir Jepang sebagai aset darurat dibanding emas. Kebutuhan akan uang tunai sangatlah banyak untuk bertahan hidup dan recovery paska bencana tersebut, sehingga aset emas banyak dilepas. Beberapa proyek Jepang di beberapa negara, diprediksi juga banyak tertunda karena Jepang akan fokus memperbaiki struktur dan infrastrukturnya di dalam negeri sendiri.

Emas sempat menyentuh level Rp 398.000,- per gram di Indonesia meski kembali naik sedikit di level Rp 403.000,- per gram. Emas spot sempat melorot hingga 1.380,90 dollar per troy ounce sebelum kembali ke 1.396,75 dollar troy ounce. Ketakutan ancaman global atas Resesi Tahap II tahun 2011 ini, sangat dirasakan dimana-mana. Sebagai informasi, harga logam platinum merosot tajam menyusul melemahnya ekspektasi permintaan dunia otomotif Jepang akibat bencana radiasi nuklirnya. Tak luput juga harga perak juga melorot 6% hingga menyentuh level 33,56 dollar per ounce.  Meskipun demikian, harga emas tetap akan naik ke depan dan sangat dipercaya sebagai aset Safe Heaven di tengah Resesi Global saat ini dan ke depan.

Sementara itu dari Libya dikabarkan masih ada serangan ke penduduk sipil atau penentang Khadafi meski Libya sudah mengumumkan gencatan senjata jumat kemarin menyusul disahkannya Resolusi Dewan Keamanan PBB atas Zona Larangan Terbang di atas udara Libya dan tindakan militer udara atas Libya demi menghentikan aksi militer Khadafi.

Bagi Indonesia, efek Tsunami Jepang turut menghantam perekonomian dalam negeri Indonesia. Total impor Jepang 16.91 milyar dollar (15,62% dari total impor RI), jumlah wisatawan Jepang ke Indonesia sekitar 500 ribu per tahun, dan fakta bahwa Jepang merupakan negara donatur untuk beberapa pembangunan di Indonesia, sangat dirasakan saat ini dan ke depan. Mungkin pelajaran berharga bagi kita, bangsa Indonesia adalah sudah saatnya kita tidak bergantung pada bangsa lain dan mulai membangun struktur dan infrastruktur yang mandiri, berdiri di atas kaki sendiri. Fundamental yang terjadi luarbiasa di beberapa belahan dunia di atas, turut menambah resiko ancaman Resesi Global Tahap II yang diprediksi terjadi tahun 2011 ini. – Fit4Global

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Krisis Nuklir Jepang akibat Gempa Tsunami, titik bom Resesi Global II tahun 2011!

Minggu 13 Maret 2011, Pemerintah Jepang mengumumkan 160 orang tercemar radiasi berbahaya setelah reaktor nuklir Fukushima meledak. Radiasi merebak setelah gempa bumi dan tsunami yang melanda Jepang pada 9 Maret 2011 menyebabkan retaknya gedung pembangkit nuklir tersebut retak sehingga menyebabkan gangguan sirkulasi pendinginan reaktor.

Gempa Bumi dan Tsunami Jepang menyebabkan bahaya yang lebih dashyat yaitu bahaya radiasi Nuklir Jepang. Dilaporkan bahwa setelah Gempa Bumi dan Tsunami tersebut bursa Nikei anjlok hingga 52 point dan beberapa bursa dunia juga mengalami hal demikian. Sementara itu, para ahli analisis ekonomi mengkhawatirkan terjadinya Resesi Global tahap II terjadi pertengahan tahun 2011 ini.

Krisis Libya berikut efek domino krisis Timur Tengah dan kekhawatiran merebaknya radiasi nuklir Jepang membuat kacau semuanya. Jepang sebagai negara adidaya dengan gelar negara donatur dan funding terkenal sedunia berikut industrinya, jelas mengalami dilema yang luarbiasa saat ini. Benar saja, akhir-akhir ini timbul kekhawatiran akan ekspor impor Jepang, hal ini yang memperparah keadaan global. Bank Sentral Jepang mengucurkan dana 80 milyar USD untuk menjaga stabilitas ekonomi Jepang.

Banyak negara akan berfikir seribu kali untuk ekspor atau impor dari Jepang akibat Radiasi Nuklir tersebut, apa barang-barang konsumsi dan non konsumsi tersebut bebas radiasi. Karena efek radiasi tersebut akan ada hingga beberapa tahun ke depan. Hal ini terjadi seperti kasus Cernobyl Rusia. Hal ini jelas menghambat pertumbuhan ekonomi Jepang dan akan berimbas ke seluruh dunia. Perlu diingat bahwa Jepang juga bertetangga dengan Korea, China, Taiwan, yang notabene adalah negara-negara industri terkenal sedunia. Inilah faktor berantai dari Radiasi Nuklir tersebut. Kecemasan itu cukup beralasan sehingga para spekulan melihat ini sebagai faktor bom resesi tahap II.

Pagi ini USDYen terpantau di level  80.87, EUROUSD di level 1.3984, GBPUSD di level 1.6076. Dari gerakan yang ada tampak volatilitas yang tajam. Hal ini menandakan spekulasi yang tak berarah dari para pelaku pasar. Sementara itu, harga emas di indonesia untuk logam mulia terpantau di level Rp 403.000,- per gram pagi ini. Masih menandakan tingginya minat investor untuk komoditi Safe Heaven tersebut.

Cermati pergerakan tajam ke depan dan kemungkinan memburuknya situasi global ke depan, sehingga kita bisa mengambil langkah antisipatif ke depan.- Fit4Global.

 
 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,